RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) 1
NAMA SEKOLAH : SMA
N 3 MANDAU DURI
KELAS/SEMESTER : X/1
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
TAHUN AJAR : 2015/2016
ALOKASI WAKTU : 80 MENIT
A.
STANDAR
KOMPETENSI
3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan
linear dan pertidaksamaan satu variabel
B. KOMPETENSI DASAR
3.1 Menyelesaikan sistem persamaan linear dan sistem
persamaan campuran linear dan kuadrat dalam dua variabel
C.
INDIKATOR
3.1.1
Menentukan penyelesaian system persamaan
linear dua variabel
3.1.2
Memberikan tafsiran geometri dari
penyelesaian system persamaan linear dua variabel
D.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
3.1.1
Siswa dapat Menentukan penyelesaian
system persamaan linear dua variabel
3.1.2
Siswa dapat Memberikan tafsiran geometri
dari penyelesaian system persamaan lineardua variabel
E.
MATERI
PEMBELAJARAN
SISTEM PERSAMAAN LINEAR
DUA VARIABEL (SPLDV)
1) Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV)
Bentuk
umum:
, a
0 dan
,
dinamakan
koefisien,
dinamakan
konstanta, dan
adalah
variabel. Jadi
merupakan
penyelesaian dari persamaan
. Himpunan dari semua penyelesaian dari suatu kalimat
terbuka dinamakan himpunan penyelesaian {HP}.
Contoh: Tentukan penyelesaian dari
persamaan 4
– 1 = 11!
Penyelesaian: 4
– 1 = 11
4
= 11 + 1
= 3
2) Persamaan Linear Dua Variabel (PLDV)
Bentuk umum PLDV dalam
variabel
dan
dituliskan:
dengan
. Himpunan penyelesaiannya {HP} adalah
pasangan berurutan yang memenuhi persamaan tersebut.
Contoh:
Tentukan
himpunan penyelesaian dari persamaan
, dimana 
dan 
{bilangan bulat}!
Penyelesaian:
Untuk
=
-1, maka 2(-1) +
–
4 = 0
=
6
Untuk
=
0, maka 2(0) +
–
4 = 0
=
4
Untuk
=
1, maka 2(1) +
–
4 = 0
=
2
Untuk
=
2, maka 2(2) +
–
4 = 0
=
0
Untuk
=
3, maka 2(3) +
–
4 = 0
=
-2
Jadi, HP = {(-1, 6), (0, 4), (1, 2), (2,
0), (3, -2)}
3)
Sistem
Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Definisi: Dua
atau lebih PLDV
yang disajikan secara bersamaan yang merupakan satu kesatuan
(sistem).

Cara
menentukan HP SPLDV adalah sebagai berikut:
a.
Metode Grafik
Metode
ini dapat ditentukan dengan menggunakan titik potong antara persamaan-persamaan
tersebut. Titik perpotongan dari kedua persamaan tersebut merupakan
penyelesaiannya.
Ada 3 kemungkinan HP Sistem persamaan
linear, yaitu sebagai berikut:
a) Jika
, maka hanya mempunyai satu titik potong yang
merupakan himpunan penyelesaian.
b) Jika
, maka kedua garis tersebut sejajar atau tidak
mempunyai himpunan penyelesaian { } atau
.
c) Jika
, maka kedua garis berimpit atau mempunyai titik
persekutuan yang tak berhingga sehingga himpunan penyelesaian tidak berhingga.
|
|
a.
Gambarkan
kedua garis yang mewakili persamaan linear pada satu bidang koordinat.
b.
Tentukan
koordinat titik potong kedua garis yang merupakan penyelesaian.
Contoh:
1. Tentukan
HP dari SPLDV:
dengan metode
grafik!
Penyelesaian:
Perhatikan tabel di bawah ini
2x
– y = 2
|
x
+ y = 7
|
||
X
|
Y
|
X
|
Y
|
0
|
-2
|
0
|
7
|
1
|
0
|
1
|
6
|
2
|
2
|
2
|
5
|
3
|
4
|
3
|
4
|
4
|
6
|
4
|
3
|
Titik
persekutuan (3, 4)
|
|||
![]() |
b.
Metode
Eliminasi
Metode
ini dilakukan dengan menghilangkan salah satu variabel untuk memperoleh nilai
dari variabel yang lain. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:
a.
Samakan koefisien dari variabel yang
akan dihilangkan pada suatu sistem persamaan dengan cara mengalikan suatu
bilangan ke kedua persamaan tersebut.
b.
Jika salah satu variabel dari suatu
sistem persamaan mempunyai koefisien yang sama, maka kurangkan kedua persamaan
tersebut. Jika satu variabel mempunyai koefisien yang berlawanan, maka
jumlahkan kedua persamaan tersebut, sehingga diperoleh PLSV.
Contoh:
Tentukan HP dari SPLDV:
dengan metode
eliminasi!
Penyelesaian:
Eliminasi
y: Eliminasi
x:
Jadi, HP = {3, 4}
c.
Metode
Subtitusi
Metode
ini dapat dilakukan dengan cara mengubah salah satu variabel menjadi fungsi
terhadap variabel lainnya pada salah persamaan dan variabel yang sudah menjadi
fungsi disubstitusikan ke persamaan lainnya.
Contoh:
Tentukan HP dari SPLDV:
dengan metode
substitusi!
Penyelesaian:
1. Langkah
awal : ambil persamaan yang koefisien
adalah 1 atau -1.
Dari 1) diperoleh: 2
–
= 2
=
2
– 2 ……..3)
2. Langkah
kedua : substitusikan ekspresi langkah awal ke persamaan kedua sehingga
diperoleh nilai
.
Dari 3) substitusikan ke 2)
3.
Langkah terakhir: substitusikan nilai
ke persamaan yang diperoleh pada langkah awal
sehingga diperoleh nilai
.
Nilai
=
3 substitusikan ke 3)
Jadi, HP = {3, 4}
d.
Metode
Gabungan
Eliminasi dan Subtitusi
Metode
ini dilakukan dengan cara mengeliminasi salah satu variabel kemudian
dilanjutkan dengan mensubstitusikan hasil dari eliminasi tersebut.
Contoh:
Tentukan
HP dari SPLDV:
dengan metode
gabungan eliminasi dan substitusi!
Penyelesaian:
1.
Langkah awal: metode eliminasi:
2.
Langkah akhir: metode substitusi
Nilai
=
3 substitusikan ke 1) atau 2)
2
–
=
2, maka diperoleh:
2(3) –
=
2
6 –
=
2
=
4
Jadi, HP = {3, 4}
F.
METODE
PEMBELAJARAN
Tipe
jigsaw
G.
PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
LANGKAH
PEMBELAJARAN
|
KEGIATAN
|
ALOKASI
WAKTU
|
|
GURU
|
SISWA
|
||
PENDAHULUAN
|
1.
APERSEPSI
a. Meminta
ketua kelas untuk memimpin masuk kelas.
b. Meminta
ketua kelas memimpin doa.
c. Mengabsensi
siswa.
2.
MOTIVASI
a. Memotivasi
siswadengan menyajikan suatu cerita pendek mengenai matematika.
3.
TUJUAN
a. Menuliskan
topik yang akan dipelajari
b. Menyebutkan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
|
a. Ketua
kelas memimpin masuk kelas.
b. kelas
memimpin doa
c. Siswa
duduk dalam kelas.
a. Siswa
mendengar dan menjawab pertanyaan guru
a. Menuliskan topik yang akan dipelajari.
b. Menuliskan
tujuan pembelajaran
|
10 menit
|
KEGIATAN
INTI
|
1. EKSPLORASI
a. Membagi
siswa kedalam beberapa kelompok kecil.
b. Menyajikan
materi menyusun system persamaan linier dua variabel
c. Masing-masing
kelompok diberi pembahasan atau soal yang berbeda.
d. Setiap
kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di papan tulis
2. ELABORASI
a. Menugaskan
kelompok untuk menyelesaikan masalah atau pertanyaan yang diberikan pada
masing-masing anggota kelompok.
b. Meminta
siswa melaksakan diskusi kelas dalam menjawab masalah atau pertanyaan yang
diberikan pada masing-masing anggota kelompok dengan bantuan konsep yang
telah diberikan.
3. KONFIRMASI
a. Memberikan
penguatan dari hasil diskusi kelas.
b. Membimbing
siswa menyusun kesimpulan konseptual yang harus diperoleh siswa setelah
proses pembelajaran adalah : mengetahui cara penyusunan system persamaan
linier dua variabel, dan metode yang diggunakan.
|
a.
Siswa duduk dalam kelompok.
b.
Memahami apa yang disasmpaikan.
c.
Menerima pembahasan yang
ditentukan.
d.
Menulis dipapan tulis hasil
diskusi kelompok.
a.
Menyelesaikan maslah atau
pertanyaan yang diberikan pada masing-masing anggota kelompok dan menuliskan
jawabannya.
b.
Melaksanakan diskusi kelas dalam
menjawab masalah atau pertanyaan yang dibuat oleh kelompok dengan konsep yang
telah diberikan.
a.
Mencatat penguatan yang diterima
dari guru.
b.
Menyusun kesimpulan dan mencatat kesimpulan
|
70 Menit
|
PENUTUP
|
a.
Menugaskan siswa dalam
menyelesaiakan soal-soal materi menyusun sistem persamaan linier dua variabel
dan metode yang di gunakan.
b.
Menginformasikan topik pada
pertemuan berikutnya dan memberikan tugas sebelum tatap muka dalam bentuk
tugas terstruktur
|
a. Melaksanakan
tugas guru.
b. Mempelajari
materi untuk pertemuan berikutnya dan mengerjakan tugas terstruktur.
|
10 Menit
|
H.
ALAT
DAN SUMBER BELAJAR
ALAT : spidol, ppan
tulis, bahan ajar
dan buku paket
SUMBER
: Wirodikromo, Sartono.
2002. Matematika untuk SMA
untuk kelas X .
Jakarta:
Penerbit Erlangga.
I.
PENILAIAN
A) TEKNIK
: tes
B) BENTUK
: uraian
C) CONTOH
INSTRUMEN
1. Tentukan
himpunan penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan metode grafik!
2. Tentukan
himpunan penyelesaian sistem
persamaan linear berikut dengan metode eliminasi!
D) KUNCI
JAWABAN
NO
|
SOAL
|
KUNCI JAWABAN
|
SKOR
|
||||||||||||
1.
2.
|
Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linear berikut dengan metode eliminasi!
Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linear berikut
dengan metode grafik!
|
Eliminasi
peubah y
2x – 3y =
5 x 4 8x – 12y =
20 +....(2)
23x = 92
x =
x = 4. disubstitusikan ke persamaan
(1)
5x + 4y = 24
5(4)
+ 4y = 24
20 + 4y = 24
4y = 24 – 20
4y = 4 y = 1
Jadi HP = {(4, 1)}
2x + 3y = 12
Melalui (0,4) dan (6,0)
x + y = 5
Melalui (0,5) dan (5,0)
![]()
Penyelesaian
sistem persamaan linier adalah perpotongan kedua garis yaitu (3,2).
Jadi,
himpunan penyelesaiannya adalah {(3,2)}
|
15
15
|
||||||||||||
JUMLAH
|
30
|
||||||||||||||
|
Mengetahui
|
Bukittinggi, 3 desember 2015
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kepala SMAN 1 MANDAU
M.IMAMMUDIN M.Pd
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) 2
NAMA SEKOLAH : SMA
N 3 MANDAU DURI
KELAS/SEMESTER : X/1
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
TAHUN AJAR : 2015/2016
ALOKASI WAKTU : 80 MENIT
A.
STANDAR
KOMPETENSI
3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan
linear dan pertidaksamaan satu variabel
B. KOMPETENSI DASAR
3.1 Menyelesaikan sistem persamaan linear dan sistem
persamaan campuran linear dan kuadrat dalam dua variabel
C.
INDIKATOR
3.1.3
Menentukan penyelesaian system persamaan
tiga variabel
3.1.4
Mengerjakan soal dengan baik berkaitan
dengan materi mengenai penyelesaian dari system persamaan linear dua variabel
dan system persamaan linear tiga variabel
D.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
3.1.3 Siswa
dapat Menentukan penyelesaian system persamaan tiga variabel
3.1.4 Siswa
dapat Mengerjakan soal dengan baik berkaitan dengan materi mengenai
penyelesaian dari system persamaan linear dua variabel dan system persamaan
linear tiga variabel
E.
MATERI
PEMBELAJARAN
SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL (SPLTV)
1)
Persamaan
Linear Tiga Variabel (PLTV)
Persamaan linear dengan tiga variabel
mempunyai bentuk umum:
2)
Sistem
Persamaan Linear Tiga Variabel SPLTV
Definisi: Dua
atau lebih PLTV
yang disajikan secara bersamaan yang merupakan satu kesatuan
(sistem).
![]()
Cara
menentukan HP SPLDV adalah sebagai berikut:
a.
Metode
Eliminasi
Contoh:
Tentukan HP dari SPLTV:
dengan metode
eliminasi!
Penyelesaian:
Eliminasi z dari 1) dan 2) Eliminasi z dari 1) dan 3)
![]()
Eliminasi y dari 4) dan 5) Eliminasi x dari 4) dan 5)
![]()
Eliminasi x dari 1) dan 2) Eliminasi x dari 1) dan 3)
![]()
Eliminasi
y dari 6) dan 7)
Jadi, HP = {3, -1, 2}
b.
Metode
Subtitusi
Metode
ini dapat dilakukan dengan cara mengubah salah satu variabel menjadi fungsi
terhadap variabel lainnya pada salah persamaan dan variabel yang sudah menjadi
fungsi disubstitusikan ke persamaan lainnya.
Contoh:
Tentukan HP dari SPLTV:
dengan metode
substitusi!
Penyelesaian:
Dari 2) diperoleh:
Dari 4) substitusikan ke 1)
2
2(–
–2
Dari 4) substitusikan ke 3)
3
3(–
–3
Dari 5) substitusikan ke 6)
–4
Nilai
Nilai
Jadi, HP = {3, -1, 2}
c.
Metode
Gabungan
Eliminasi dan Subtitusi
Metode
ini dilakukan dengan cara mengeliminasi salah satu variabel kemudian dilanjutkan
dengan mensubstitusikan hasil dari eliminasi tersebut.
Contoh:
Tentukan
HP dari SPLTV:
dengan metode
gabungan eliminasi dan substitusi!
Penyelesaian:
Eliminasi z dari 1) dan 2) Eliminasi z dari 1) dan 3)
![]()
Eliminasi y dari 4) dan 5)
Nilai x = 3 substitusikan ke 4)
3
Nilai
Jadi,
HP = {3, -1, 2}
F.
METODE
PEMBELAJARAN
Ceramah, diskusi, tanya jawab,
penugasan
G.
PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
H.
ALAT
DAN SUMBER BELAJAR
ALAT : spidol, papan
tulis, bahan ajar
dan buku paket
SUMBER : Kurnianingsih dkk, sri. 2008. Matematika SMA dan Ma untuk kelas x semester 1. PT gelora aksara pratama,
esis. Jakarta. Hal 123-160
I.
PENILAIAN
A) TEKNIK
: tes
B) BENTUK
: uraian
C) CONTOH
INSTRUMEN
1. Tentukan himpunan penyelesaian system
persamaan berikut.
![]()
2. Tentukanlah himpunan
penyelesaian dari
![]()
D) KUNCI
JAWABAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) 3
NAMA SEKOLAH : SMA
N 3 MANDAU DURI
KELAS/SEMESTER : X/1
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
TAHUN AJAR : 2015/2016
ALOKASI WAKTU : 80 MENIT
A.
STANDAR
KOMPETENSI
3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan
linear dan pertidaksamaan satu variabel
B. KOMPETENSI DASAR
3.1 Menyelesaikan sistem persamaan linear dan sistem
persamaan campuran linear dan kuadrat dalam dua variabel
C.
INDIKATOR
3.1.5
Menentukan penyelesaian system persamaan
linear dan kuadrat dua variabel
D.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
3.1.5
Siswa dapat Menentukan penyelesaian
system persamaan linear dan kuadrat dua variabel
E.
MATERI
PEMBELAJARAN
Sistem persamaan linear dan kuadrat (SPLK)
Bentuk Umum
dengan a,b,p,q,r adalah bilangan real
Untuk
menyelesaikan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan dengan dua peubah,
satu linear, dan satu kuadrat adalah melalui cara substitusi
1.
Jika D > 0, maka garis memotong parabola di dua titik yang berlainan
2. Jika D = 0, maka garis memotong parabola
tepat di sebuah titik
3. Jika D < 0, maka garis tidak memotong
maupun menyinggung parabola
Contoh:
1. Tentukan himpunan penyelesaian dari:
Jawab:
y = x2 …………………..….(1)
y = x + 6 ...……………………(2)
substitusi y = x2 ke y = x + 6 diperoleh
x2 = x + 6
x2 – x – 6 = 0 ( difaktorkan )
(x + 2)(x – 3) = 0
Kemudian substitusikan
Untuk
y = (-2)2 = 4,
diperoleh titik (-2, 4)
Untuk
y = (3)2 = 9, diperoleh titik (3,
9)
Jadi, HP = {(-2, 4), (3, 9)}
2. Tentukan himpunan penyelesaian dari:
Jawab:
x2 + y2 = 25 ……………………...….(1)
x – y
+ 1 = 0
substitusi y = x + 1 ke x2 + y2 = 25 diperoleh
x2 + (x + 1)2
= 25
x2 + x2 + 2x +1 = 25
2x2 + 2x + 1 – 25 = 0
2x2 + 2x – 24 = 0
tiap suku dibagi 2
x2 + x – 12 = 0
faktorkan
(x + 4)(x – 3) = 0
Kemudian
substituskan
Untuk
y = -4 + 1 = -3, diperoleh titik (-4, -3)
Untuk
y = 3 + 1 = 4, diperoleh titik (3,
4)
Jadi, HP = {(-4, -3), (3, 4)}
3.
Tentukan himpunan penyelesaian dari:
Jawab:
x + 2y = 5
x2 – xy + y2 = 3 ….(2)
substitusi x = 5 – 2y ke x2 –
xy + y2 = 3 diperoleh
(5 – 2y)2
– (5 – 2y)y + y2 = 3
25 – 20y + 4y2 -
5y + 2y2 + y2 = 3
7y2 –
25y + 25 = 3
7y2 – 5y +
25 – 3 = 0
7y2
– 5y + 22 = 0
(7y - 11)(y – 2) = 0
Kemudian substituskan
Untuk
x = 5 -
Untuk
x = 5 – 4 = 1, diperoleh titik (1, 2)
Jadi, HP =
F.
METODE
PEMBELAJARAN
Pembelajaran
Matematika Realistik (PMR)
G.
PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
H.
ALAT
DAN SUMBER BELAJAR
ALAT : spidol, papan
tulis dan buku paket
SUMBER : Wirodikromo, Sartono. 2002. Matematika untuk SMA untuk kelas X . Jakarta: Penerbit
Erlangga.
I.
PENILAIAN
A) TEKNIK
: tes
B) BENTUK
: uraian
C) CONTOH
INSTRUMEN
1.
Tentukan
himpunan penyelesaian dari setiap SPLK berikut :
.
![]()
.
D) KUNCI
JAWABAN
Mengetahui, Bukittinggi, desember 2015
|
Guru Mata Pelajaran
ENDANG TRIANA S.Pd
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||















Tidak ada komentar:
Posting Komentar